Minggu, 27 Oktober 2013

Asuransi



         PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) Didirikan  pada  1995,  PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merupakan  perusahaan  asuransi  jiwa  yang terkemuka di Indonesia dan merupakan bagian  dari  Prudential  plc, grup jasa keuangan yang berbasis di Inggris. Dengan memanfaatkan pengalaman Grup Prudential selama 165 tahun di industri asuransi  jiwa,  Prudential  Indonesia berkomitmen untuk menyediakan solusi investasi  terbaik, tabungan, dan solusi proteksi asuransi yang paling baik kepada nasabah di tanah air.

         Sejak  peluncuran  produk asuransi yang terkait produk investasi pertamanya di  tahun  1999,  Prudential  Indonesia  telah menjadi pemimpin pasar untuk kategori  produk inovatif ini. Prudential Indonesia juga menawarkan variasi produk  dan  layanan  yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keuangan para nasabah Indonesia yang beragam.

         Pada 31 Desember 2012, Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dan kantor pemasaran di Medan, Surabaya, Bandung, Denpasar, Batam dan Semarang dengan 290 kantor keagenan (termasuk di Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Yogyakarta, Batam, dan Bali) di seluruh nusantara. Per 31 Desember 2012, Prudential Indonesia melayani lebih dari 1,7 juta nasabah.

Motto Prudential

" Always Listening, Always Understanding"

yang berarti " hanya dengan mendengarkan, kami dapat memahami apa yang dibutuhkan masyarakat, dan hanya dengan memahami apa yang dibutuhkan masyarakat, kami dapat memberikan produk dan tingkat pelayanan sesuai dengan yang diharapkan "

Visi & Misi

         Prudential hadir dengan suatu terobosan yang baru, memadukan kekuatan dan pelayanan secara Offline dan Online secara berkesinambungan dan sepanjang waktu. Melalui website ini, pendekatan yang Prudential bangun dengan pengunjung, pembaca, calon nasabah dan nasabah adalah wujud keinginan Prudential untuk membangun hubungan jangka panjang. Sudah menjadi tugas dan kewajiban Prudential untuk senantiasa berbagi, memberikan informasi yang Anda butuhkan dalam mewujudkan tujuan keuangan Anda dan keluarga secara lengkap, terbuka dan objektif.

        Prudential menolong orang untuk menabung dengan jaminan proteksi. Namun konsep seperti ini tampaknya sulit diterima sebagian besar orang, sehingga banyak orang salah kaprah mengira Prudential ‘mengejar’ mereka demi omset pribadi. Orang-orang yang akhirnya mau ikut menabung pun rata-rata hanya karena ‘kasihan’ pada sang agen, sehingga hanya menabung alakadarnya walau sebenarnya mereka punya kemampuan untuk menabung lebih.

        Padahal jika orang mengerti konsepnya, jaminan proteksi yang mereka terima akan jauh lebih baik jika mereka berani menabung lebih banyak. Dan mereka tidak perlu takut karena uang yang mereka tabungkan sebenarnya akan kembali utuh, bahkan lebih, hanya memang perlu jangka waktu yang panjang. Namun hal ini pun seharusnya dapat dimengerti karena yang Prudential tawarkan utama adalah PROTEKSI, sedangkan INVESTASI adalah bonus atau nilai plus.
Pekerjaan Prudential menjadi perkerjaan yang mulia saat orang lain tertimpa musibah. Di saat nasabah betul-betul mengalami sakit kritis dan masuk RS, atau saat terjadi kecelakaan dan meninggal, Prudential datang dan memberikan bantuan keuangan yang mereka butuhkan. Di saat itulah Prudential menjadi ‘malaikat tanpa sayap’ bagi nasabah-nasabah Prudential. Seandainya mereka menabung sesuai kesanggupan mereka, bukan alakadarnya, tentunya bantuan keuangan yang mereka terima juga akan lebih baik.
Saya pribadi diajarkan bahwa MISI menolong adalah yang utama, komisi akan datang dengan sendirinya jika MISI tercapai. Jadi jangan kuatir bahwa saya datang bukan untuk meminta uang Anda karena yang saya sedang lakukan sebenarnya adalah membantu Anda.

Visi Prudential Corporation Asia

Yaitu ingin Menjadi Perusahaan Nomor Satu di Asia, dalam hal :
  • 1 Dalam Pelayanan Nasabah

Nasabah adalah kunci penting dalam bisnis ini, oleh karena itu pelayanan terhadap nasabah merupakan hal penting bagi Prudential untuk mencapai tujuan yaitu menjadi perusahaan jasa keuangan nomor satu di Asia
  • 1 Dalam Memberikan Hasil Terbaik Bagi Para Pemegang Saham

Prudential memiliki komitmen yang tinggi untuk memberikan hasil yang memuaskan kepada para pemegang saham sehingga merka akan terus memberikan dukungan yang lebih baik lagi demi keberhasilan perusahaan dalam perkembanganya.
  • 1 Dalam Memperkerjakan Orang-Orang Terbaik

Untuk mendukung keberhasilan tuuan dan visi ni, Prudential senantiasa mengembangkan kemampuan sumber daya manusianya, baik para tenaga pemasran maupun karyawan. Oleh karena itu, Prudential sangat mengutamakan pendidikan, pelatihan, dan pengembangan bagi para tenaga pemasaran dan karyawan sehingga tujuandan misi perusahaan dapat dicapai dengan hasil terbaik.

Misi Prudential Corporation Asia

" Menjadi perusahaan Jasa Keuangan Ritel terbaik di Indonesia, melampaui pengharapan para nasabah, tenaga pemasaran, staf dan pemegang saham - dengan memberikan pelayanan terbaik, produk berkualitas, staf serta tenaga pemasaran profesional yang berkomitmen tinggi serta menghasilkan pendapatan investasi yang menguntungkan "

Empat Pilar Misi

Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Misi, PT Prudential Life Assurance memiliki Empat Pilar, yaitu fondasi yang merupakan dasar berdiri dan berkembangnya perusahaan serta yang membedakannya dengan perusahaan-perusahaan lain. Berikut ini adalah Empat Pilar:
  • Semangat untuk selalu menjadi yang terbaik

Untuk memberikan yang terbaik dan memperbaiki kemampuan untuk mendapatkan hasil yang terbaik pula.
  • Organisasi yang memberikan kesempatan belajar

Memberikan kesempatan kepada setiap orang di perusahaan untuk mendapatkan pengetahuan, keahlian dan pengembangan pribadi melalui berbagi training.
  • Bekerja sebagai suatu keluarga

Bekerja bergandengan tangan sebagai satu keluarga besar memperlakukan satu sama lainnya dengan rasa hormat dan penuh kasih untuk menciptakan suasana penuh pengertian.
  • Integritas dan Keuntungan yang merata bagi semua pihak yang terkait dengan perusahaan.
Komitmen untuk selalu memiliki integritas dalam setiap hal, menyediakan pelayanan terbaik untuk nasabah, menghargai setiap orang dengan adil berdasarkan nilai tambah bisnis, berkomunikasi dengan jelas dan memberikan pendapatan penghasilan yang baik ke setiap orang (tanpa diskriminasi)

Nilai-nilai Inti Prudential

PT Prudential Life Assurance menjalankan "Core Values" (nilai-nilai inti) yang dikembangkan oleh Prudential Corporation Asia (PCA) sebagai panduan kepada setiap orang di perusahaan dalam bekerja :
  • Berinovasi dan menciptakan peluang 
- kita terus berinovasi dan menantang diri untuk menciptakan peluang.
  • Menunjukkan rasa peduli dan memahami 
- kita mengerti dan peduli akan kebutuhan dan harapan para karyawan, nasabah, agen, mitra kerja, dan para pemegang saham.
  • Bekerja sama 
- kita menegakkan keterbukaan, saling percaya, dan kerja sama tim di seluruh tingkatan organisasi.
  • Memberikan yang terbaik 
- kita memenuhi janji kita dan memberikan yang terbaik berdasarkan harapan yang jelas dari para stakeholders, sambil terus menjaga integritas kita di setiap waktu.


Prosedur Pengajuan Klaim Penjaminan

A. Klaim Riwayat Inap
  1. Pastikan Anda menghubungi Pelayanan Medis 24 jam PRUhospital & surgical 75 sebelum rawat inap dilakukan, atau maksimal 2 x 24 jam setelah rawat inap dilakukan (jika keadaan darurat).
  2. Klarifikasi ketertanggungan diri Anda akan terlebih dahulu dilakukan oleh Petugas Pelayanan Medis 24 jam. Informasi yang akan ditanyakan meliputi :
- Nama Anda (pemegang kartu tertanggung PRUhospital & surgical 75)
- Nomor telepon
- Nomor Polis
- Tanggal lahir
- Nama Rumah Sakit dan Dokter yang ingin dituju (jika ada)
- Surat rujukan dari Dokter
- Gejala atau kondisi medis yang Anda hadapi sehingga memerlukan rawat inap
  1. Selanjutnya Petugas Pelayanan Medis 24 jam dapat memberikan referensi atau informasi mengenai Rumah Sakit yang menjadi rekanan/provider atau Anda dapat memilih Rumah Sakit sesuai dengan keinginan Anda asalkan masuk dalam daftar provider. Petugas Pelayanan Medis 24 jam dapat memberikan saran-saran medis jika Anda butuhkan
  2. Sesegera mungkin setelah Anda tiba di Rumah Sakit. Anda harus menunjukan Kartu Tertanggung Anda kepada petugas administrasi rumah sakit
  3. Selama perawatan Anda memenuhi ketentuan dan batas maksimal manfaat yang tertera di Polis Anda, Anda tidak perlu mengkhawatirkan biaya perawatan di Rumah Sakit. Karena biaya-biaya yang timbul sehubungan perawatan tersebut akan dijamin atau ditanggung terlebih dahulu oleh PT Prudential Life Assurance. Apabila ada selisih yang melebihi batas maksimal manfaat yang tertera dalam Polis, termasuk apabila Anda dirawat inap di kamar yang biayanya diatas batas manfaat polis Anda, maka selisih biaya yang dimaksud akan diinformasikan kepada Anda. Selisih dari biaya tersebut, harus Anda bayarkan ke Rumah Sakit sebelum Anda meninggalkan Rumah Sakit.
  4. Daftar provider rumah sakit dapat berubah. Oleh karena itu, untuk mengetahui daftar provider yang terbaru. Anda dapat menghubungi Petugas Pelayanan Medis 24 jam PRUhospital & surgical 75.
B. Klaim Rawat Jalan (khusus perawatan sebelum dan sesudah rawat inap)

Kartu Tertanggung PRUhospital & surgical 75 Anda tidak dapat dipergunakan sebagai jaminan pembayaran atas biaya rawat jalan yang Anda lakukan. Klaim rawat jalan, sesuai dengan yang tertera di Ringkasan Polis dan Ketentuan Polis, dapat Anda ajukan setelah pengobatan dilakukan, dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. Mengisi Formulir Klaim dengan lengkap, jelas dan benar. Formulir dapat diperoleh di Kantor Pusat Prudential Life Assurance atau melalui website pada menu "Formulir Klaim dan Aplikasi Lainnya"
  2. Melengkapi dokumen persyatan klaim, yaitu :

    - Semua kuitansi dan tanda terima asli atas biaya perawatan
    - Laporan Lengkap dari Dokter / SKD (Surat Keterangan Dokter)
    - Rincian biaya perawatan dari Dokter, termasuk biaya obat-obatan dan jasa yang diberikan
Dokumen persyaratan klaim tersebut di atas mohon dikirimkan ke : PT Prudential Life Assurance
Prudential Tower Jl.Jendral Sudirman Kav.79, Jakarta 12910

Prosedur Pengajuan Klaim Reimbursement

Rawat Inap PRUmed, PRUmedika prima, PRUhospital & Surgical,
PRU
hospital &Surgical Syariah, Hospital Cash Plan, Hospital In Safe dan PRUhospital care)

·         Formulir klaim yang telah diisi dengan benar dan lengkap
·         Formulir Surat Keterangan Dokter
·         Resume Medis
·         Salinan seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi
·         Kuitansi asli beserta rinciannya

Non Rawat Inap

·         Polis Asli
·         Formulir Klaim Meninggal Dunia/ Crisis Cover/ Waiver/
Total&Permanent Disability / PRUpersonal accident death&disablement.
·         Formulir Surat Keterangan Dokter
·         Resume Medis
·         Salinan seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi
·         Salinan KTP/bukti kenal diri Anda dan Penerima Manfaat
·         Surat Keterangan Meninggal Dunia dari Rumah Sakit (formulir A1) dan
salinan surat keterangan kematian Tertanggung/Akte Kematian, jika
meninggal dunia.
·         Salinan Pengubahan Nama (Jika pengubahan nama pernah terjadi)
·         Surat Berita Acara Kepolisian jika meninggal karena kecelakaan yang melibatkan pihak Kepolisian

Pengalaman

Pengalaman saya adalah bapak saya dulu pernah ikut Asuransi Prudential lalu bapak saya memutuskan untuk berhenti. Asuransi ini cukup bagus dan terkenal juga dimasyarakat, sangat bermanfaat Asuransi Prudential


http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/header/aboutus/index.html 
http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/myprudential/makeaclaim/submitclaim/guarantee.html 
http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/myprudential/makeaclaim/submitclaim/reimbursement.html

 



Pengalaman dalam Berorganisasi



Pengalaman dalam Berorganisasi

Sebelum kita membahas Pengalaman saya dalam berorganisasi alangkah baiknya jika kita mengenal apa itu Organisasi, Organisasi adalah sekelompok manusia (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dengan mempunyai visi dan misi dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Saya dulu bersekolah di SMKN 1 Bojonggede jurusan Akuntansi tepatnya didaerah bojonggede kabupaten bogor. Disekolah saya pada angkatan 2009, Akuntansi terdapat 2 kelas yaitu AK1 dan AK2 , kelas dibagi berdasarkan random atau yang kita kenal dengan “diacak”. Lalu saya mendapatkan sebuah kelas yang bernama 10 AK 2 , 10 AK 2 yang melambangkan arti kelas 10 Akuntansi 2, lalu saya bertemu dengan teman-teman baru saya , kelas tersebut merupakan kelas yang sudah tetap dan tidak dapat pindah ke kelas yang lain,2 minggu saya berbaur dengan teman kelas saya, cukup asik dan sangat mengesankan, dibentuklah sebuah struktur organisasi yang dipilih oleh masing-masing siswa kelas tersebut,  penunjukkan organisasi kelas dengan cara memilih kandidat yang telah ditunjuk oleh anggota kelas dan tujuannya agar ada yang memimpin dan mengatur kelas dan menjalin kerjasama satu sama lain, organisasi tersebut terdiri dari : Ketua kelas, Wakil kelas, Sekretaris kelas, bendahara kelas, Humas kelas serta beberapa bagian seksi-seksi kelas. Namun waktu saya kelas 10 belum dipercaya untuk dijadikan anggota organisasi dalam kelas.

Jabatan dan Job Dekripsi
 

1. Singkat cerita setahun sudah saya menjalani sekolah dengan teman-teman kelas dan akhirnya saya naik kelas 11 AK 2 yaitu kelas 2 dalam SMK, kemudian dalam kelas pun terjadi pemungutan suara kembali untuk organisasi kelas 11 dan setiap anggota atau siswa kelas AK2 wajib untuk memilih . walaupun saya belum pernah mengikuti organisasi apapun sewaktu smp , saya ditunjuk menjadi Ketua Bagian Kebersihan kelas dalam organisasi kelas , saya dipercaya oleh teman-teman saya menjadi ketua kebersihan kelas karena rumah saya dekat dengan SMK saya oleh karena itu saya selalu masuk lebih pagi dari temen-teman kelas. Tugas yang dilakukan dalam bagian Kebersihan adalah selalu menjaga kebersihan dan mengawasi setiap hari masuk sekolah yaitu : senin sampai sabtu , saya membuat dan mengkoordinasikan teman-teman saya dengan membagi tugas setiap harinya dalam Jadwal Piket , saya dan teman-teman saya yang masuk dalam jadwal piket harian wajib membersihkan kelas setiap harinya. Kebersihan kelas harus tetap terjaga karena ini juga menyangkut kepercayaan teman-teman saya terhadap saya, karena kalau kelas banyak sampah dan banyak kotoran, nama saya yang akan tercoreng oleh guru-guru disekolah dan kelas saya akan dicap kelas kotor. Banyak sekali nilai positif yang saya dapat dalam hal memperbaiki diri saya dimulai dari disiplin, menjaga kebersihan dan rajin masuk kelas yang pagi. 

2. Tidak terasa saya sudah menginjak setahun lamanya sudah menjadi ketua bagian kebersihan , dan saya pun sudah kelas 12 AK 2 , tingkat akhir yaitu kelas 12 diadakan lagi pemilihan struktur organisasi, dan nama saya masuk dalam urutan, saya pun dipilih menjadi Humas kelas oleh teman-teman saya. Disini tugas saya adalah memberikan berbagai informasi kepada teman-teman saya bila ada guru yang hadir atau tidak hadir dalam jam pelajaran, jika ada tugas atau tidak juga itu termasuk tugas saya. jika guru belum masuk kelas pada saat jam pelajaran, saya langsung cepat ke ruang guru untuk mengetahui informasi dan menanyakan guru tersebut dan apakah ada tugas atau tidak . di bagian humas kelas terdapat nilai positif, yaitu bisa mendekatkan diri untuk mengenalkan saya kepada guru-guru dikelas, jadi guru di sekolah saya akan mengenal saya. Jika saya rajin masuk pun akan dikasih nilai tambahan oleh guru yang saya kenal . dan sekarang saya pun sudah lulus dari SMK tersebut dan sudah masuk dalam dunia perkuliahan.. singkat serita pengalaman saya dalam berorganisasi dalam kelas, berorganisasi mempunyai banyak manfaat selain itu juga kita dilatih untuk melakukan berbagai kerjasama dan mengatur secara real life. apabila ada kekurangan mohon dimaafkan .

Rentang Kendali dengan batasan-batasan dan Bentuk Organisasi



Rentang Kendali

Rentang Kendali (Span of Control) Sering disebut juga Span of Management, Span of Executive atau Span of Authority. Rentang Kendali adalah batas jumlah bawahan langsung yang dapat dipimpin dan dikendalikan secara efektif oleh seorang manager.

Rentang kendali menggambarkan jumlah orang yang harus melapor kepada seorang manajer. Dengan semakin meningkatnya rentang kendali akan berakibat pada menurunnya jumlah lapisan hirarki pada suatu organisasi. Akibat lain adalah semakin berkurangnya kerumitan organisasi serta berkurangnya biaya manajerial yang disebabkan struktur organisasi yang semakin sederhana serta semakin sedikitnya manajer yang harus diperkerjakan. Namun demikian keunggulan ini akan dilemahkan oleh menurunnya efektivitas organisasi disebabkan munculnya sumbatan informasi dan pengambilan keputusan, dimana seorang manajer diharuskan menerima dan menganalisis informasi serta membuat keputusan terlalu banyak, disamping harus mengarahkan kegiatan bawahan yang terlalu banyak juga.

Ada dua faktor utama yang mempengaruhi kemampuan organisasi untuk meningkatkan rentang kendali manajerial :

-          Pentingnya hubungan tatap muka dengan bawahan. Karena manajer harus mampu melakukan hubungan pribadi dalam menyelesaikan masalah-masalah lainnya, dan jumlah waktu yang diperlukan untuk melakukan kegiatan ini merupakan kendala mendasar dalam menentukan jumlah bawahan atau rentang kendali.

-          Berkaitan dengan pengendalian dan evaluasi dari kegiatan masing-masing bawahan serta masing-masing subunit organisasi. Kegiatan ini sangat bergantung pada informasi yang disediakan oleh sistem informasi.

Perlunya Rentang Kendali dalam Organisasi 

-          Keterbatasan waktu
-          Keterbatasan pengetahuan
-          Keterbatasan kemampuan
-          Keterbatasan perhatian
-          Rentang Kendali setiap pemimpin /manager tidak sama (relatif)

Faktor yang Membatasi Rentang Kendali 

-          Sifat dan terperincinya rencana
-          Latihan-latihan dalam perusahaan
-          Posisi Manager dalam perusahaan
-          Dinamis & Statisnya Organisasi
-          Efektivitas Komunikasi
-          Tipe pekerjaan yang dilakukan
-          Kecakapan & Pengalaman Manager
-          Span of Personality and Energy
-          Dedikasi dan Partisipasi bawahan.




Tipe atau Bentuk Organisasi

Pada saat ini Tipe atau Bentuk Organisasi terdapat 6 bentuk organisasi yang perlu diperhatikan.

Berikut ini adalah definisi Tipe atau Bentuk Organisasi menurut beberapa ahli adalah:


1. ORGANISASI LINI/GARIS (LINE ORGANIZATION)

Organisasi Lini/Garis diciptakan oleh Henry Fayol, Organisasi lini adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatan-jabatan yang terendah, antara eselon satu dengan eselon yang lain masing-masing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando. Organisasi ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya; Perbengkelan, Kedai Nasi, Warteg, Rukun tetangga.

Memiliki Ciri-ciri Organisasi Lini adalah :

-          Hubungan antara atasan dan bawahan masih bersifat langsung dan memilikiJumlah karyawan yang sedikit
-          Pemilik modal merupakan pemimpin tertinggi
-          Belum terdapat spesialisasi Masing-masing kepala unit mempunyai wewenang & tanggung jawab penuh atas segala bidang pekerjaan
-          Struktur organisasi sederhana dan stabil Organisasi tipe garis ini biasanya diterapkan kepada organisasi kecil yang disiplin mudah dipelihara (dipertahankan)

Keuntungan-keuntungan penggunaan Organisasi Garis adalah :

Ada kesatuan komando yang terjamin dengan baik

-          Disiplin pegawai tinggi dan mudah dipelihara (dipertahankan)
-          Koordinasi lebih mudah dilaksanakan, Proses pengambilan keputusan dan instruksi-instruksi dapat berjalan cepat
-          Garis kepemimpinan tegas, tidak simpang siur, karena pimpinan langsung berhubungan dengan bawahannya sehingga semua perintah dapat dimengerti dan dilaksanakan
-          Rasa solidaritas pegawai biasanya tinggi
-          Pengendalian mudah dilaksanakan dengan cepat
-          Tersedianya kesempatan baik untuk latihan bagi pengembangan bakat-bakat pimpinan.
-          Adanya penghematan biaya Pengawasan berjalan efektif

Kelemahan-kelemahan Organisasi Garis :

-          Tujuan dan keinginan pribadi pimpinan seringkali sulit dibedakan dengan tujuan organisasi Pembebanan yang berat dari pejabat pimpinan , karena dipegang sendiri.
-          Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otoriter/diktaktor, cenderung bersikap kaku (tidak fleksibel).
-          Kesempatan pegawai untuk berkembang agak terbatas karena sukar untuk mengambil inisiatif sendiri
-          Organisasi terlalu tergantung kepada satu orang, yaitu pimpinan yang kurang tersedianya Sumber Daya Manusia yang lebih berpengalaman

Contoh bagan Organisasi Lini :

2. ORGANISASI LINI DAN STAF (LINE AND STAFF ORGANIZATION)

Organisasi Garis dan Staf diciptakan oleh Harrington Emerson. Organisasi Garis dan Staf Merupakan bentuk organisasi yang mengambil kelebihan-kelebihan dari organisasi garis seperti adanya pengawasan secara langsung, serta mengambil kelebihan-kelebihan dari organisasi staf seperti adanya spesialisasi kerja. Organisasi Garis dan Staf merupakan kombinasi dari organisasi lini dan azas komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan untuk memberi masukan, bantuan pikiran, saran-saran, dan data informasi yang dibutuhkan.

Memiliki Ciri-ciri:

-          Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung
-          Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff
-          Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff
-          Jumlah karyawan banyak Organisasi besar, bersifat komplek Adanya spesialisasi

Keuntungan penggunaan bentuk Organisasi Garis dan Staf:

-          Asas kesatuan komando tetap ada. Pimpinan tetap dalam satu tangan.
-          Adanya tugas yang jelas antara pimpian staf dan pelaksana
-          Tipe organisasi garis dan staf fleksibel (luwes) karena dapat ditempatkan pada organisasi besar maupun kecil.
-          Pengembalian keputusan relatif mudah, karena mendapat bantuan/sumbangn pemikiran dari staf.
-          Koordinasi mudah dilakukan, karena ada pembagian tugas yang jelas.
-          Disiplin dan moral pegawai biasanya tinggi, karena tugas sesuai dengan spesialisasinya
-          Bakat pegawai dapat berkembang sesuai dengan spesialisasinya.
-          Diperoleh manfaat yang besar bagi para ahli

Kelemahan-kelemahan dari bentuk Organisasi Garis dan Staf:

-          Kelompok pelaksana terkadang bingung untuk membedakan perintah dan bantuan nasihat
-          Solidaritas pegawai kurang, karena adanya pegawai yang tidak saling mengenal
-          Sering terjadi persaingan tidak sehat, karena masing-masing menganggap tugas yang dilaksanakannyalah yang penting
-          Pimpinan lini mengabaikan advis staf
-          Apabila tugas dan tanggung jawab dalam berbagai kerja antara pelajat garis dan staf tidak tegas, maka akan menimbulkan kekacauan dalam menjalankan wewenang
-          Penggunaan staf ahli bisa menambah pembebanan biaya yang besar
-          Kemungkinan pimpinan staf melampaui kewenangan stafnya sehingga menimbulkan ketidaksenangan pegawai lini
-          Kemungkinan akan terdapat perbedaan interpretasi antara orang lini dan staf dalam kebijakan dan tugas-tugas yang diberikan sehingga menimbulkan permasalahan menjadi kompleks.

Contoh bagan organisasi garis dan staf :


3. ORGANISASI FUNGSIONAL (FUNCTIONAL ORGANIZATION)

Organisasi Fungsional diciptakan oleh Frederick W. Taylor, Organisasi ini disusun berdasarkan pada sifat dan macam-macam pekerjaan yang harus dilakukan. masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh.

Memiliki Ciri-ciri:

-          Pembidangan tugas secara tegas dan jelas dapat dibedakan
-          Bawahan akan menerima perintah dari beberapa atasan
-          Pekerjaan lebih banyak bersifat teknis
-          Target-target jelas dan pasti Pengawasan ketat
-          Penempatan jabatan berdasarkan spesialisasi

Keuntungan-keuntungan menggunakan Organisasi Fungsional :

-          Spesialisasi dapat dilakukan secara optimal
-          Para pegawai bekerja sesuai ketrampilannya masing-masing
-          Produktivitas dan efisiensi dapat ditingkatkan
-          Koordinasi menyeluruh bisa dilaksanakan pada eselon atas, sehingga berjalan lancar dan tertib
-          Solidaritas, loyalitas, dan disiplin karyawan yang menjalankan fungsi yang sama biasanya cukup tinggi.
-          Pembidangan tugas menjadi jelas

Kelemahan-kelemahan Organisasi Fungsional:

-          Pekerjaan seringkali sangat membosankan
-          Sulit mengadakan perpindahan karyawan/pegawai dari satu bagian ke bagian lain karena pegawai hanya memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja
-          Sering ada pegawai yang mementingkan bidangnya sendiri, sehingga koordinasi menyeluruh sulit dan sukar dilakukan

Contoh Bagan Organisasi Bentuk Fungsional


4. ORGANISASI LINI DAN FUNGSIONAL (LINE AND FUNCTIONAL ORGANIZATION)

Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit (Kepala Bagian) untuk mengambil keputusan dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan.

Memiliki Ciri-ciri:

-          Tidak tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat bantuan.
-          Terdapat spesialisasi yang maksimal dan tidak menonjolkan perbedaan tingkatan dalam pembagian kerja

Keuntungan Organisasi Lini dan fungsional :

-          Solodaritas tinggi
-          Disiplin tinggi
-          Produktifitas tinggi karena spesialisasi dilaksanakan maksimal
-          Pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak dikerjakan

Sedangkan Kelemahan dari Organisasi Lini dan Fungsional adalah :

-          Kurang fleksibel dan tour of duty
-          Pejabat fungsional akan mengalami kebingungan karena dikoordinasikan oleh lebih dari satu orang
-          Spesiaisasi memberikan kejenuhan

Contoh bagan organisasi Lini dan Fungsional

5. ORGANISASI LINI, FUNGSIONAL DAN STAF (LINE, FUNCTIONAL AND STAFF ORGANIZATION)

Organisasi ini merupakan perkembangan lebih lanjut atau merupakan gabungan dari organisasi yang berbentuk lini fungsional dan staf..

Memiliki Ciri-ciri:

-          Organisasi besar dan kadang sangat ruwet
-          Jumlah karyawan banyak.
-          Mempunyai
-          unsur karyawan pokok: Karyawan dengan tugas pokok (line personal), Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal), Karyawan dengan tugas operasional fungsional (functional group)


6. ORGANISASI KOMITE (COMMITE ORGANIZATION)

Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksanakan secara kolektif.

Organisasi komite terdiri dari :

1. Executive Committee ( Pimpinan Komite), yaitu para anggotanya mempunyai wewenang lini
2. Staff Committee, yaitu orang – orang yang hanya mempunyai wewenang staf

Memiliki ciri-ciri :

-          Adanya dewan dimana anggota bertindak secara kolektif
-          Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama dari masing-masing anggota dewan.
-          Asas musyawarah sangat ditonjolkan
-          Organisasinya besar & Struktur tidak sederhana
-          Biasanya bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga.

Keuntungan dari Organisasi Komite :

-          Pelaksanaan decision making berlangsung baik karena terjadi musyawarah dengan pemegang saham maupun dewan
-          Kepemimpinan yang bersifat otokratis yang sangat kecil
-          Dengan adanya tour of duty maka pengembangan karier terjamin

Sedangkan Kelemahan dari Organisasi Komite :

-          Proses decision making sangat lambat
-          Biaya operasional rutin sangat tinggi
-          Kalau ada masalah sering kali terjadi penghindaran siapa yang bertanggung jawab


Daftar Pustaka :

Widyatmini & Izzati A, Pengantar Organisasi & Metode, Jakarta: Gunadarma, 1996.

Sumber Referensi :